Senin, 10 September 2018

Bro Kentir, PudSal dan LaPo Suroboyo, Produk Kuliner Andalan UKM Geulis Kelurahan Petemon

Festival Surabaya Kuliner dan Kraft 2018 dengan tema "Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan," yang digelar setiap bulan sekali di Jalan Tunjungan oleh Pemerintah Kota Surabaya, selain untuk meningkatkan roda perekonomian bagi pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan asing, acara ini juga merupakan ajang promosi sekaligus sebagai upaya pelestarian Kuliner Khas Arek Suroboyo. Rujak Cingur, Semanggi, Lonthong Balap, Gado-gado, adalah makanan khas Arek Suroboyo. Sedangkan Ote-ote, Nogosari, Lentho, adalah jajanan khas Arek Suroboyo. Adalagi minuman khas Arek Suroboyo yang juga perlu untuk dipromosikan dan dijaga kelestariannya yaitu, Serbat Klopo, Serbat Pencit, Serbat Garbis, Es Cao atau Es Cin Cau, Es Gronjong, Es Gandul, Ronde, dan Angsle.

Seiring dengan perkembangan dunia kuliner yang mengiringi perkembangan dunia pariwisata dan perkembangan teknologi, kini di Surabaya telah hadir jajanan khas Arek Suroboyo yang baru yaitu, Bro Kentir, PudSal, dan Lapo Suroboyo. Setidaknya, itulah jajanan khas Arek Suroboyo yang baru, yang akan dipromosikan pada acara Festival Kuliner dan Kraft 2018 oleh UKM Geulis Kelurahan Petemon yang dikomandani oleh Ibu Cici Suwarsih yang juga menjabat sebagai Ketua RW 02 Sawahan DKA Kelurahan Petemon. Bro Kentir adalah Kue Bronies Ketan Ireng, sedangkan PudSal adalah Puding Salju, dan LaPo Suroboyo adalah Kue Lapis Pohong Suroboyo.

Bagi warga kota Surabaya, khususnya warga Kelurahan Petemon yang ingin mencicipi lezatnya kuliner baru khas Arek Suroboyo produk UKM Geulis Kelurahan Petemon, silakan mlaku-mlaku nang Tunjungan pada hari Jum'at tanggal 14 September 2018 mulai pukul 16.00 sampai dengan pukul 21.30 WIB. Langsung saja menuju Stand Nomor 094 B UKM Geulis Kelurahan Petemon. Selamat mencicipi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar